Brownies Pasir, Produk Unik yang Berawal dari Kegagalan – Liputan Indopress

By:

Brownies Pasir, Produk Unik yang Berawal dari Kegagalan

Jakarta, Kuliner – Brownies pasir merupakan produk unggulan Freezy Browniezz. Memiliki tekstur yang lembut, brownies ini menjadi favorit konsumen karena unik dan belum ada di store lain. Keunikan lainnya terletak pada kemasan jar yang praktis untuk dimakan dimana saja.
Endro Poernomo dan istri, adalah penemu produk Brownies pasir. Berawal dari kegagalan saat membuat Brownies beku dengan bentuk yang kurang sempurna, membuat mereka harus memutar otak agar produk tidak terbuang percuma.
Sang istri, Dian Perwita Sari, berinisiatif untuk mengemas Brownies tersebut kedalam Jar (toples kecil) karena saat itu sedang tren cake in Jar. Namun karena tidak mempunyai pisau pemotong, ia menghancurkan Brownies tersebut sehingga terciptalah Brownies pasir.

Tak disangka, tanggapan konsumen sangat baik terhadap Brownies pasir. Karena Brownies yang biasanya padat dan hanya berbentuk kotak. Sedangkan Brownies pasir memiliki tekstur halus seperti pasir.

Varian yang paling disukai konsumen adalah cokelat dan keju. Untuk Brownies pasir dihargai Rp 28ribu. Brownies pasir dikemas dalam jar dengan lapisan cokelat yang legit.
Selain Brownies pasir, Freezy Brownies juga menjual Condet Cotton Cake, Melt Chocolate Cake, Minuman Green Tea, dan banyak produk lainnya. Condet Cotton Cake dibuat karena terinspirasi Japanese Cotton Cake yang sempat booming di masyarakat, dan diharapkan Condet Cotton Cake ini dapat menjadi oleh-oleh khas Condet. Condet Cotton Cake memiliki tekstur yang lembut dengan taburan keju diatasnya.

Setelah dua tahun berjualan melalui online, pada tahun 2015 Endro memutuskan membuka toko di Jalan Kayumanis No 84 balekambang jakarta timur, karena banyak konsumen yang penasaran ingin mendatangi rumah produksi Freezy Browniezz. Saat ini ia telah mempunyai 2 karyawan dan 1 freelancer.
Endro mengaku tantangan yang dihadapinya dalam menjalankan usaha kuliner online adalah foto produk. Karena usaha online sama seperti mempunyai toko fisik, harus menarik perhatian konsumen. Jika menggunakan foto yang sama terus-menerus, tentu konsumen akan bosan.
Endro terus melakukan inovasi pada produk dan strategi marketing. Ia juga melakukan pendekatan customer dan memberikan tanda terimakasih untuk konsumen loyal. Kedepannya, ia ingin membuat cabang di kota lain.

sumber :
https://indopress.id/brownies-pasir-produk-unik-yang-berawal-dari-kegagalan/


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *